Engine dan Transmission Mounting, Satu Rusak Ganti Semua

Posted by A'eddo Suseno Rabu, 21 Maret 2012 0 komentar
Engine dan Transmission Mounting, Satu Rusak Ganti Semua - Febriartono merasakan ada yang aneh di seputar mesin Toyota Avanza G M/T lansiran 2007 andalannya. "Mesinnya bergetar hebat, apalagi kalau dijalankan, setiap pindah gigi bodi juga ikut bergetar," keluh pebisnis makanan cepat saji ini. Langsung saja Ia menduga mesin sudah harus overhaul.

 
“Belum tentu mesin yang bermasalah, bisa jadi engine mounting yang sudah lemah," jelas Jefrianto, Workshop Head bengkel Auto Service. Menurut pria yang berkantor di JL. Letjen. Suprapto, Jakpus ini komponen dudukan mesin sudah malfungsi.

Salah satu gejalanya adalah munculnya getaran yang tak biasa dari ruang mesin yang juga merembet ke bodi jika kerusakan sudah terbilang parah. Deteksinya hanya dari getaran pada bodi. Utamanya jika mesin menyala pada kondisi mobil diam, saat menunggu kemacetan misalnya, akan terasa sekali.

Akibat dari fungsi engine mounting untuk meredam getaran sudah tidak optimal lagi. Menurutnya, kasus yang biasa terjadi adalah terdapat celah atau retak pada rumah yang menaungi komponen fleksibel itu.

"Posisi mesin melintang dan sejajar gejalanya sama saja," yakin Jefri sapaannya. Gejala serupa juga demikian jika hanya salah satu mounting saja yang mengalami kerusakan. "Sejauh ini enggak pernah ketemu kasus hanya satu engine mounting yang rusak," yakin pembesut Audi A4 ini.

Tentunya hal ini berpengaruh pada kelenturan dan fleksibilitasnya. Karena fungsi salah satunya juga untuk meredam vibrasi atau getaran.

Kalau sudah begini, Jefri menyarankan untuk mengganti seperangkat engine dan transmission mounting baru agar memiliki kekuatan yang sama di tiap titik. "Walaupun hanya satu engine mounting yang rusak parah, Kita selalu sarankan untuk ganti semuanya, agar kekuatannya sama," yakin pria dandy ini.

Perlu diketahui, masing-masing mobil punya jumlah engine mounting yang berbeda. "Kalau Avanza dan Innova engine mounting-nya ada tiga, di kiri dan kanan mesin lalu satu di transmisi," ujar Pan Pan dari GT Motor, toko onderdil khusus Toyota di Atrium Plaza, Jakpus.

Lebih lanjut, pria murah senyum ini merinci jumlah mounting di mobil-mobil premium dengan dimensi besar seperti Toyota Camry, Alphard dan Harrier punya lima titik mounting termasuk transmisi.

"Baiknya di rentang batas tempuh 50 ribu sampai 70 ribu kilometer jika servis, sekalian diperhatikan," wanti Jefri yang menjelaskan ragam engine mounting ada yang bermaterial karet, kombinasi hidrolis dan elektrik yang terdapat sensor-sensor tertentu. (mobil.otomotifnet.com)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...